Sweet Love : Be My Friend

Sweet Love (3)

Author : GorgeousJung

Title     : Sweet Love

Cast     : –   Jessica Jung (Girls’ Generation)

–         Kris Wu (EXO-M)

–         Lu Han (EXO-M)

Genre : Fluff, Romance

Rating : PG-13

Lenght : Chapter

Note     : Just one word. Enjoy~

 

Do not copy and paste! Please comment after read my fanfic. And Happy Reading ~

 

© 2014

 

Jessica membaringkan tubuhnya di tempat tidur Kris. Bartender yang ia kenal beberapa hari yang lalu. Kris membuka pintu kamarnya dan mendapati Jessica sedang berbaring di kasurnya sambil membaca buku motivasi miliknya.

 

“Oh? Kris? Kau sudah selesai bekerja?”

 

Kris melepas celemek yang digunakannya. “Hmm.. Jadwal shiftku hari ini sudah selesai. Kau ingin cerita apa lagi?”

 

Jessica menatap Kris yang sedang mengganti kemeja putihnya dengan kaos v-neck berwarna hitam. Sekilas Jessica bisa melihat tubuh atletis milik Kris. Jessica menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia mencoba membuang jauh-jauh pikiran kotornya.

 

“Aku tidak ingin bercerita hari ini.”

 

“Lalu kau ingin melakukan apa?”

 

Jessica tersenyum kecil. “Aku ingin mendengarkanmu bercerita tentang kisah hidupmu hingga kau menjadi bartender”

 

Kris menatap Jessica dengan wajah serius. “Aku tidak pandai bercerita. Aku hanya seorang pendengar yang baik”

 

Jessica mengerucutkan bibir merahnya. “Ayolah Kris…”

 

Kris memutar bola matanya. Ia mendudukkan dirinya di samping Jessica. Ia menyandarkan punggungnya di headboard spring bednya. Kris menarik nafasnya pelan sebelum mulai bercerita tentang dirinya.

 

“Kris.. I’m so sorry. Aku tidak tahu kalau kau sudah tidak memiliki siapapun”

 

It’s okay. Lagipula aku sudah terbiasa hidup sendiri. Kau tinggal sendiri di apartemenmu, Jess?”

 

“Ehem.. Tidak. Aku tinggal dengan adik perempuanku”

 

Kris mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti. Lelaki itu membaringkan tubuhnya di tempat tidur empuknya. Ia merasa lelah setelah beberapa jam bekerja.

 

Jessica menatap Kris yang sedang memejamkan matanya. Tangan mungil Jessica menyentuh rambut halus Kris. Jessica tidak menyangka rambut Kris bisa selembut rambut seorang bayi. Jessica menarik nafasnya dalam-dalam. Mencoba menyerap aroma khas Kris. Jessica tidak pernah mencium bau sabun mandi yang sangat memabukkan seperti yang menguar dari tubuh Kris. Perlahan, Jessica mengelus lembut rambut cokelat gelap milik lelaki itu. Menelusuri helai-helai rambut Kris dengan jemari mungilnya.

 

Thank you for being my friend

 

Kris mengulum senyumnya ketika mendengar bisikan lembut Jessica.

You’re welcome, Jessica-ssi

 

Jessica tersenyum lebar. “Kris.. Aku pulang dulu, okay? Kau tidak perlu mengantarku. Aku janji akan pulang dengan selamat”

 

Kris mengangguk kecil sebelum kembali memejamkan mata lelahnya. “Good night, Kris Wu”

 

Jessica mengacak rambut Kris sebelum keluar dari kamar lelaki itu. Kris membuka kelopak matanya tepat ketika Jessica telah menutup pintu kamarnya. Ia menghela nafasnya sambil mengacak-acak rambutnya.

 

“Sadarlah Kris Wu. Gadis itu sudah memiliki kekasih”

 

 

Eonni-ya. Kau dari mana saja?”

 

Jessica terkejut melihat adiknya yang menyambut kepulangannya dengan tatapan menyelidik.

 

Night club

 

What?! Have you been drinking?”

 

Jessica menendang kaki kiri adiknya hingga membuat adik perempuannya itu memekik kesakitan. “Aku kesana tidak untuk minum alkohol, Krystal Jung”

 

“Lalu apa yang kau lakukan disana eoh?”

 

“Bertemu temanku”

 

Krystal menatap kakaknya dengan tatapan tajamnya. “A guy?”

 

Jessica tersenyum penuh arti sebelum meninggalkan adiknya sendirian di ruang tamu.

 

 

Next day…

 

 

“Sica.. Kau masih marah?”

 

Jessica mengabaikan Luhan yang setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik membuntutinya kemana pun ia pergi.

 

Luhan menautkan tangannya dengan tangan Jessica. Menyelipkan jemarinya di sela-sela jemari Jessica.

 

“Jessica Jung. Saat itu aku benar-benar mabuk. Aku tidak bermaksud berselingkuh dengan sahabatmu”

 

Jessica menatap wajah serius Luhan. “I know. My friend told me so..”

 

Your… friend? Tiffany?”

 

Jessica menggelengkan kepalanya sebelum kembali melangkahkan kakinya ke kantin. Luhan masih setia mengikutinya sambil menanyakan siapa teman Jessica itu. Jessica masih bungkam. Ia tidak ingin Luhan tahu tentang Kris. Ia yakin, Luhan pasti akan marah jika beberapa hari ini ia memiliki teman pria.

 

“Lu.. I have a lot of friend. Temanku bukan hanya Tiffany, okay?

 

I should know all of your friends name

 

You shouldn’t

 

Waeeeee?

 

Cause it’s not that important. The most important thing is.. my love for you will never end

 

Luhan terkekeh. “You’re good at sweet talking, huh? Sejak kapan kau pandai berkata kalimat manis semacam itu?”

 

Jessica tersenyum melihat wajah cerah Luhan setelah mendengar perkataannya. “Sejak aku berpacaran dengan pria bernama Lu Han. Kau tahu? Orang itu menularkan cheesy virusnya kepadaku”

 

Luhan kembali tertawa. Ia mengacak rambut Jessica pelan membuat rambut panjang gadis itu sedikit berantakan.

 

“Jadi.. Kalian sudah berbaikan?”

 

Jessica menoleh ke asal suara yang tiba-tiba mengganggu momennya dengan Luhan.

 

“Oh? Tiffany? Well.. yes

 

I’m so sorry, Jessie.. Aku benar-benar mabuk saat itu. Aku jadi tidak ingin mabuk lagi setelah hari itu. Aku benar-benar trauma”

 

Jessica menarik Tiffany untuk duduk di sampingnya. Jessica memeluk sahabatnya sejak kecil itu dengan erat.

 

No.. It’s okay, Miyoung-ah.. Don’t ruin our friendship okay?

 

Tiffany mengangguk semangat di pelukan Jessica. Luhan menatap kekasihnya dan Tiffany yang sedang berpelukan dengan senyum hangat yang tersungging di bibir tipisnya.

 

Jessica melepas pelukannya. Tiffany tersenyum kepada Jessica.

 

“Bukankah kau ada kelas kimia, Miyoung-ah?

 

Mata Tiffany membulat. “Oh my god! I’m late!”

 

Jessica tertawa melihat Tiffany yang melesat ke laboratorium kimia. Jessica mengalihkan tatapannya ke Luhan. Jessica berdiri lalu mendudukkan dirinya di samping Luhan. Jessica menyandarkan kepalanya di bahu kiri Luhan.

 

Luhan tersenyum lembut sebelum mengecup puncak kepala Jessica. Ia berusaha menarik nafasnya dalam-dalam. Menikmati aroma shampoo Jessica yang entah kenapa membuatnya candu.

 

I love you, my baby Jessica”

 

I love you too, my deer Luhan”

 

I love you more, Sica-ya

 

No.. I love you more, Lulu-ya

 

I love you the most! I love you more than anyone else

 

Jessica tersenyum lebar kemudian mengecup bibir Luhan pelan.

Thank you for loving me..”

 

 

To be continue…

 

 

Next Title : Look at Me Now

Advertisements

6 thoughts on “Sweet Love : Be My Friend

  1. Wew..mrk cpet bgd baikan ny..lngsung mesra2n..hehehe

    Tp spt ny ad yg lg jtuh cinta tp skit hati..hehhe..sbar kris..heheh..

    Btw ngapain jessica tdur2n s kmar kris???mrk kya pcrn bkn kya tmnan..hehhe..d tnggu nxt nya…

    1. Ntar Kris sama aku kok. Aku gabakal bikin dia sakit hati :3 /apaini
      Kan Jessica nunggu Kris selesai kerja.. Mereka kayak TTM-an eaps hahaha
      Okaii. Ditunggu aja ya 🙂

  2. hayooo jess eon kan sudah punya luhan, kok belai2 kris hmmmm.. kris suka sm jessica yak? aduuuh itu endingnya sweet sekali huweeee :3 suka thor sukaaa

  3. aku suka eonni , so sweet itu sih menurut aku –”
    tapi si sica jadi sering main ke apartement nya kris ? awas ntar kebablasan –“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s